#BincangMinggu Edisi 10 Januari 2016 Bersama Budi Warsito aka @lombadayung

Kita akan ber #bincangminggu dengan seseorang yang berbahaya di blantika musik Indonesia. Karena hobi mengumpulkan musik Indonesia tempo dulu beliau paham betul musik-musik unik Indonesia di jaman itu. Bertemakan “Buka Sithik Josss”, kita korek cerita seru, musisi kece tempo dulu yang jarang dibahas bersama @lombadayung aka Budi Warsito.

Intan: Mas Budi, ceritain dong asal muasal kecintaan terhadap musik Indonesia lama @lombadayung #bincangminggu

Mas Budi: Tugas harian saya waktu SD: nyapu halaman rumah tiap sore. Nah, tetangga depan selalu muter kaset keras-keras. Lagu-lagu Gombloh. Tiap sore di-Gombloh-in, bikin jatuh cintrong ke musik Indonesia. Rupanya bisa, ga hrs cengeng-cengengan B*tharia Sonata. Terus ada 1 lagu lawas ’70an yg juga nempel banget waktu kecil: “Damai Tapi Gersang”-nya Ajie Bandy. Saat baca berita di koran lokal soal si penulis/penyanyi lagunya meninggal waktu itu, merinding.. Liriknya kok bs pas banget? Ingatan yg melekat atas persinggungan- persinggungan awal saya dgn musik Indonesia memang kebanyakan sendu. Apa justru karena itu jadi membekas? Bahkan salah satu kaset-kaset pertama saya adalah cerita Arie Hanggara; http://budiwarsito.net/kaset-arie-hanggara/

Kelas 5 atau 6 SD tiap request lagu “Pak Tua”-nya Elpamas via telp ke radio selalu dicuekin sama penyiarnya. Jarang diputerin. Mungkin karena: “Ah, yg telp anak kecil gini..” ATAU “Buset lagunya kok itu..??” Iwan Fals pake nama samaran saat menulis lagu itu. Pitat Haeng, pakai bahasa walikan Jogja. Folk-rock sendu sekaligus jenaka, dan yang jelas, cukup berani di jamannya!

Intan: Di era tahun berapakah mas Budi menemukan banyak cerita seru tentang musik Indonesia @lombadayung #bincangminggu

Mas Budi: Tiap era punya cerita seru. Dari masa pra-kemerdekaan (plat gramofon 78rpm), LP/EP (33/45rpm), kaset (cassette tapes), dsb 🎶

Kalau dibahas per era bisa sampai subuh, Ntan 😝

Intan: Siapa musisi yang paling menyita perhatian mas Budi sehingga mas Budi mengumpulkan karya-karya serta rilisannya? @lombadayung #bincangminggu

Mas Budi: Hmm.. byk sih 😅 Ambil satu contoh deh: kaset2 Remy Sylado. Butuh waktu mayan lama buat ngelengkapin.

image

Oh iya, katalog Mogi Darusman juga menarik perhatian saya sampai ngumpulin plat & kasetnya; http://budiwarsito.net/mogi-d/

Intan: Sebutkan 5 musisi yang wajib diketahui karyanya versi @lombadayung? Kenapa karya mereka wajib disimak? Kalau bisa nama-nama yang belum banyak didengar orang ya mas biar kita bisa eksplor lagi :)) #bincangminggu

Mas Budi: Waduh, 5 itu terlampau sedikit. Susah jadinya.. Yg kebetulan lagi melintas di benak sekarang aja deh ya..

– Henny Ajie – Gerhana Sujud menarik tuh. Dia mengcover salah satu lagu Kharisma Alam di situ. Cok Rampal INPRES terlibat juga.

– Musik Kerabat Amie – Illusi. Pop-folk dengan sentuhan flute/cello/biola, scene kampus Jogja late ’70s early ’80s. Dulu beli kaset itu cuma gara2 lihat di sleeve-nya ada foto penyanyinya (perempuan) duduk di depan rak isi piringan hitam. Hehehe. Belakangan baru ngeh tyt sdh punya versi plat-nya, ngejogrok lama di gudang sendiri. Itulah serunya digging: penuh kebetulan! Ini kenampakan versi plat-nya, ditemukan dalam keadaan berdebu di gudang 😝

– Kaset-kaset lawas gambang kromong asli, seru juga tuh diulik. Hauntingly beautiful! Ada byk di toko saya.. *ehm kok malah promosi*

– Biar gak sendu melulu, kaset2 atau plat dangdut2 awal juga boleh ditelusuri. Favorit saya bbrp karya O.M. Pengabdian. Tengil!

– Kalo mau mundur ke belakang lg, plaat2 gramofon 78rpm lbh gokil sih. Itu sejarah perjalanan bangsa ini: akulturasi sana-sini.

Intan: Suasana seperti apa dan settingan seperti apa yang pas untuk menikmati gambang kromong secara maksimal @lombadayung #bincangminggu

Mas Budi: Kosongkan pikiran, turunkan bahu, rileks.. krn mendengarkan gambang kromong asli berarti bersiap2 dilempar ke dimensi lain! 🚀

Contoh lagu klasik gambang kromong yg tdk sembarang penyanyi bs bawain, sila cek di akhir tautan ini: http://kineruku.com/selamat-jalan-cim-masnah/

Intan: Menurut mas perlukah anak muda masa kini mengeksplorasi musik Indonesia lama? Bila perlu. Mengapa dirasa perlu? @lombadayung #bincangminggu

Mas Budi: Perlu banget. Seperti yg sudah saya bilang tadi, musik-musik lama itu bagian dari perjalanan sejarah bangsa. Kalau anak mudanya udah gak peduli sejarah negeri sendiri, ya gawat. Makanya saya seneng ada @IramaNusantara & @arsipjazz 😊🎶

Intan: Apa yang membuat mas konsisten mencintai musik Indonesia lama. Apa yang membuat selalu antusias dalam hal ini? @lombadayung #bincangminggu

Mas Budi: Orang bilang mengoleksi musik itu racun dunia. Tapi kok saya melihatnya itu bisa sebagai obat juga? Nah, adakah yg lebih menarik ketimbang dualisme tersebut? #asekkk

Intan: Sebutkan penemuan terbaik dlm mengeksplorasi musik Indonesia lama. Ceritain keseruan proses pencariannya mas.. @lombadayung #bincangminggu

Mas Budi: Gak mau pake istilah penemuan terbaik ah. Supaya gak cepet puas, & menunggu2 kejutan2 digging berikutnya 😝
Tapi kalo boleh sedikit terlena, plat Doel Kamdi/Blo’on Group yg album Uthuk2 Ublung2 ini mayan lah 😝
Suka banget kasetnya, & gak percaya pas gak sengaja nemu plat-nya di DU68. Ngucek2 mata nyubit2 pipi, “Ini beneran gak sih??” Saya suka joke-jokenya Doel Kamdi, seperti gabungan dari preman teler, profesor jenius, dan punker sejati. Lucunya, pas saya bikin paragraf pendek soal itu di blog, drummer-nya nyahut, komen di posting itu.
http://budiwarsito.net/doel-kamdi/

Intan: Mas Budi, terimakasih banyak sudah berbagi cerita-ceritanya di #bincangminggu yah. Senang sekali. Nanti saya tulis di blog ya @lombadayung

Mas Budi: Sip Intaan.. Ini kebetulan robot replika saya yg jawab. Saya-nya sih udah ketiduran dari tadi. #kriukk Daag..!!!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s