Tulisan Tidak Singkat tentang Album Gamila FM

Beberapa hari yang lalu saya kedatangan penyiar yang menjadi idola semasa di bangku kuliah, Gamila Arief.

Di meja makan rumah kami ngobrol ngalor ngidul tentang musik, hidup serta apapun yang seru, plus gosip bergizi tentunya.

Kak Mila, begitu saya memanggilnya. Berniat menitipkan album barunya yang bertajuk Gamila FM di Substore Jakarta dan Bandung. Dari situlah kami membahas tentang albumnya yang tampaknya bukan sekedar album biasa. Ada tangan Rifka Rahman yang tak hanya bermain sequencer namun didaulat menjadi produser di album ini.

Saya pernah mendengar cuplikan single-nya yang berjudul “Indonesian Girl” serta konsep video yang keren berkolaborasi dengan perempuan-perempuan di seluruh Indonesia. Dan cukup tahu dengan ide unik kak Mila membuat albumnya seperti sedang siaran radio. Sempat beberapa saat yang lalu, saya mengajak kak Mila #BincangMinggu.

Kak Mila buru-buru pulang mau mengambil raport Dipo, di saat yang hampir bersamaan saya pun buru-buru masuk kamar dan penasaran ingin mendengar album yang bercitarasa beda ini.

Dari kali pertama mendengar kak Mila bersenandung di track pertama yang seakan jingle. Saya mulai kesengsem sama warna musik yang dipilih oleh kak Mila. Lucu, renyah, heart warming diselingi oleh sketsa komedi yang ia sebut dengan skit.

Yap! Ada komedinya loh di album ini, sebuah kesegaran tersendiri yang baru bagi saya.

Indonesian Girl sebagai single dari album ini memang sangat kuat sekali pengaruhnya membangun mood saya untuk mendengarkan album ini secara seksama. Dibuka dengan alunan alat pukul khas Indonesia, suara Gamila Arief “speak up” tentang perempuan Indonesia yang selalu istimewa. Saya sangat suka sekali dengan petikan lirik; “Whatever shape and sizes I am. Youre gonna love me for who I am.”

Track selanjutnya, “Something from My Youth”, begitu minimalis dan manis, melodi-melodi dari pianonya mengembalikan ingatan saya pada masa lalu. Lagu yang berhasil mempertanyakan eksistensi saya di kisah cinta masa muda, apakah seperti yang dirasakan kak Mila?

Rasanya saya ingin menulis banyak hal tentang album ini, tapi tampaknya akan menjadi spoiler. Karena lagu ini harus dinikmati sendiri, tidak terlalu banyak benang merah yang saya dapatkan kecuali kak Mila bersungguh-sungguh dalam menggarap album ini.

Belum lagi ada selipan lagu easy listening yang mudah dinyanyikan kembali bagi para pelakon seni kamar mandi, “Kembali ke Masa Lalu” dan “Terlarut” akan menjadi pilihan lagu asyik bagi mereka.

Buat saya yang terfavorit adalah “Truck”! Bukan karena Dana pernah menjadi secret admire saya saat di bangku kuliah. Bukan karena itu. Alasannya adalah di saat dance music berkibar dan saya tampak tidak bisa menikmatinya, kak Mila membuat saya bisa menyanyikan kembali lagu ini dengan semangat sembari goyang pinggul saking asyiknya. Asli. Lagu ini bakal jadi lagu dance terbaik dan sebentar lagi akan diremix oleh para DJ di pesta tahunan disko rakyat di Ancol. I wish.

Mungkin itu saja ulasan tidak singkat saya untuk album Gamila FM. Selebihnya silakan dapatkan album ini di record store kesayangan saya, Substore Jakarta dan Bandung. Dan temukan kejutan versi kalian sendiri di album ini. Cheers!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s