Djanger Bali

Akhirnya mendengarkan Djanger Bali secara langsung di ruang kerja kak Budi. Seru sekali pembahasan tentang Djanger Bali dan Mengenang Sutedjo yang baru saja kami “nebeng” dengarkan di tempatnya.

Ternyata unsur gamelannya adalah akal-akalan instrumen maestro jazz kala itu. Mereka memainkan di nada pelog (pentatonis) dan terdengar enerjetik sekali.

Sebagai orang berdarah Jawa, Ilir Ilir menjadi favorit, senandung Marjono mampu mencuri perhatian saya dan merasakan banyak getaran mistis saat mendengar ia bernyanyi yang seperti bergumam.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s